cari di sini

June 03, 2009

Aku mencintaimu, Jangan lepaskan aku

Ini dari seorang rekan kerjaku
Swear ini bukan buatan gw...sangat menghibur di hari yang ngantukkin ini....

Percakapan pasangan yang baru menikah....

Co : akhirnya ! aku sdh menunggu saat ini sejak lama !
Cw : apakah kamu rela jika aku pergi ?

Co : Tentu tidak ! Jangan pernah kau berpikir seperti itu.
Cw : Apakah kau mencintaiku ?

Co : Tentu! Selamanya akan tetap begitu
Cw : Apakah kau pernah selingkuh ?

Co : Tidak! aku tidak akan pernah melakukan hal setolol itu
Cw : Maukah kau menciumku ??

Co : ya
Cw : sayangku........

SETELAH 10 TAHUN MENIKAH, silahkan baca dibalik, dari bawah ke atas

May 28, 2009

Ajari aku menjadi yang engkau cinta

I've fallen in Love with this song in 2008. Tapi belakangan ini gw mendengarkan iklan salah satu operator dan bikin gw inget lagu ini. Dan akhirnya gw membuka file flv gw dan menemukan lagu ini. Setelah gw denger ulang, gw tiba-tiba mikir dengan sinisnya (tentang diri gw sendiri): Blah banget kalo waktu itu lagu ini gw maknai tentang seorang cowo. Dan tiba-tiba gw mikir lagu ini harusnya buat Allah.
Wakakakak, entah karena besok deadline skripsi or what so gw jadi relijius *spiritual-focused coping*. Tapi, pernahkah kalian berharap bisa dicintai seseorang?? Trus, pernahkah kalian meminta Tuhan mengajarkan kita caranya untuk menjadi dicintai oleh-Nya? Hmpft! Gw dengan segala keyakinan gw, dan kemampuan gw menjalankan agama gw (yang masih minim), segala kepercayaan gw terhadap-Nya. Gw merasa, lagu ini sangat....

Ajari aku ‘tuk bisa
Menjadi yang engkau cinta
Agar ku bisa memiliki rasa
Yang luar biasa untukku dan untukmu

Ku harap engkau mengerti
Akan semua yang ku pinta
Karena kau cahaya hidupku, malamku
‘tuk terangi jalan ku yang berliku

Hanya engkau yang bisa
Hanya engkau yang tahu
Hanya engkau yang mengerti, semua inginku

[ajari aku 'tuk bisa mencintaimu]
[ajari aku 'tuk bisa mengerti kamu]

Mungkinkah semua akan terjadi pada diriku
Hanya engkau yang tahu
Ajari aku ‘tuk bisa mencintaimu

May 27, 2009

Malu bertanya, Copet di jalan

Iya..notes ini lahir karena sifat -kurang-Introvert gw yang tidak melindungi rasa keingintahuan gw yang agak berlebihan.

Suatu hari, gw memutuskan untuk pulang kerja naik bus (kesannya biasanya ngga naik bus ya, padahal cuma kalo lagi kaya, ujan, cape, atau tengil aja gw pulang naik taksi). Saat gw naik bus, penumpangnya cukup ramai, tapi syukurnya gw masih dapat tempat duduk. Tapi beberapa halte kemudian, busnya jadi sesak sehingga banyak orang yang berdiri.
Duduk di belakang supir, gw mulai memperhatikan hal yang aneh. Ada seorang bapak yang duduk di bangku besar di samping supir bergelagat aneh. Setiap kali titik-titik di mana banyak orang berdesakkan untuk turun, dia akan berdiri seolah-olah akan turun dan ikut berdesakkan, tapi kemudian duduk kembali. Beberapa saat kemudian, gw menemukan hal aneh lainnya. Setiap kali berdesak-desakkan, ia berdiri dan meletakkan tangan kirinya di samping pahanya. Namun, apabila kita biasanya meletakkan tangan di sisi badan dengan telapak menghadap paha sendiri, ia telapak tangannya menghadap ke paha orang lain yang berdesakkan dengannya.
Berhubung gw sering diingatkan untuk tidak berprasangka buruk, gw punya 3 pikiran tentang hal ini: 1. apakah orang ini mengidap gangguan seksual. 2. Orang ini pencopet. 3. Orang ini emang tangannya seperti itu *kita ngga boleh berprasangka buruk kalo dia jahat toh?*
Beberapa perhentian berikutnya, dia kerap melakukan hal itu. Dia melakukannya terhadap orang yang mengenakan celana saja. Apabila ia melakukannya sama mba-mba atau ibu-ibu yang pakai rok mungkin notes ini ngga akan ada, karena kemungkinan besar dia mengidap gangguan seksual. Atau sejak kali pertama melakukannya, ia sudah dipukuli orang satu bus karena mba-mbanya teriak.
Sampai di UKI, rasa ingin tahu gw yang didukung ke-kurang-Introvert-an gw memuncak. Maka, kemudian gw ikut berdiri dengan orang-orang itu, berdiri dekat si bapak itu dan bertanya: "Pak, Bapak Copet ya??!!"
Iya, mungkin gw salah, karena emang kadang-kadang suara gw kebesaran, tapi respon bapak itu berlebihan banget. Dia langsung mengumpat "BR3NGSEK! ANJ#N6! ORANG LAGI CARI DUIT!" Trus Bapak itu langsung maksa turun sambil mengacungkan tinjunya ke arah bus, *apa ke arah gw ya?*
Duh, apakah gw telah menyakiti hatinya? Kalo Bapak itu baca notes gw, gw mau minta maaf. Pak, maaf ya kalo saya menyakiti hati Bapak. Saya cuma mengingat kata pepatah, "malu bertanya Copet di jalan." Saya Juga inget prinsip kalo kita ngga boleh berprasangka buruk. Maaf ya Pak. Ya, semoga Bapak mendapatkan cari mencari uang yang lebih tidak dipertanyakan sama orang-orang seperti saya.

Buat teman-teman. Hati-hati ya.

May 22, 2009

"Aku sayang kamu",,hmm..Aku-nya U-nya 5 ya mas..Sayang-nya A-nya 5 juga..

Beberapa hari yang lalu, "gw merasakan gaya pacaran ala bokap-nyokap gw dulu, dimana: HP belum ada.. karena gw lupa bawa HP." Bukan ini sih yang mau gw tulis. Tapi, dengan ungkapan ini yang gw bawa ke UPA, tiba-tiba saat itu, bersama titis, Ikyu, dan Ijul, *ada lagi ga?*, kita membahas: What if 'anak-jaman-sekarang' (sorry for using this term, but i can't find any easier way to name it) pacaran dijaman pager?

Percakapan antara si Gadis dan Mas2 operator Pager, sebut saja Star Page.
si gadis: Mas, mau titip pesan untuk pesawat 666 donk
operator: oh iya silakan Mba, apa pesannya?
si gadis: Hmm, pesennya... *malu-malu* "AKU SAYANG KAMU"
operator: oh, buat pacarnya ya? baiklah.. selamat malam Mba.. berusaha mengakhir pembicaraan supaya bisa nerima telepon lain
si gadis: eh mas! mas!
operator: ada apa lagi mba??
si gadis: *kembali malu-malu* AKU-nya 'U'-nya 5 ya mas..; trus SAYANG-nya 'A'-nya 5 juga..; nah KAMU-nya, 'U'-nya 12 ya mas..
operator: duh, kok banyak amat Mba?? ngga biasa aja??
si gadis: duh mas, ikutin aja deh... eh, mas..tambahin 'MUACH' ya.. pake A-nya 4 aja, trus pake 'C' sama 'H'...
operator: *males berdebat* iya mba. selamat malaa
si gadis: eh mas! mas!
operator: apalagi mba?
si gadis: hmm..jangan lupa hurufnya geDe keCiL-gEde KeciL ya mAs...
operator: mba,,dateng aja kesini deh, ketik sendiri,,naek taksi,,biar saya yang bayar taksinya! *click* tut-tut-tut-tut


Ahahaha, bersyukurlah sekarang kita bisa ngetik pesen sendiri. gw sendiri? Gw sering menggunakan jumlah huruf yang berlebihan kalo sedang chat dengan teman-teman gw.. buat gw ini berfungsi sebagai emoticon, jadi temen gw bisa ngebayangin gimana gw ngucapinnya.. *Soalnya kalo gw ngomong gw juga suka nambah jumlah huruf vokal* kaya: kochaiiiiiiiiiiiiiii..atau cumiiiiiiiiiiiiiiiiii..atau kampreeeeeeeeeeeet!!
Dan, yap!! gw bersyukur karena gw bisa mengetik sendiri pesan yang ingin gw sampaikan.

Okay, gw masih bisa menikmati jumlah vokal yang berlebihan,,tapi cara penulisan yang berubah berlebihan cukup membuat gw merasa 'tua'. Apalagi kalo huruf kapitalnya berterbaran dimana-mana. Gw benar-benar merasa 'tua' karena butuh waktu lebih untuk memahami singkatan atau cara penulisan yang ekstrem anehnya, ditambah lagi kapital yang bertebaran itu juga suka bikin pusing. Merasa...beda cohort.

Bukan bermaksud menyinggung siapapun, ini hanya oleh-oleh obrolan di UPA bersama ondel-ondel, ikyu dan ijoel.
Kalo ada jarum patah jangan di simpan di dalam peti, kalo ada kata yang salah jangan di simpan di dalam hati (teman masa kecil, dalam kumpulan biodata dalam diary, 1995).

May 16, 2009

yang kurindukan..

- duduk di kelas, bukan dengerin dosen malah nulis curhatan*tepatnya baca curhatan Rara di kertas kuning punya Kochai*
- duduk di H3, makan di kantin ibu murah sambil glempar-glempor ngerjain tugas..
- menyambangi kost-an kochai,,kadang pake aksi tutup pintu soalnya di luar Oom Anjasmara lagi shooting..
- menggila di H3 *ngeliatin Rara gulang-guling stress, karena Rara yang T-nya paling besar*
- pulang saat matahari aja udah cape bersinar di belahan bumi ini..
- invasi ke kamar Anna gulang-guling memanfaatkan tiap lapak yang kosong..
- Numpang di kantor papanya Yuki tapi tetep ada -chat time- sebelum masuk ke topik utama..
- kata2 "Eh..BESOK kan UAS...Nonton yuk.." trus dijawab: "YUK!!"
- Ngeliatin kelompok lain kelimpungan bikin tugas sementara kita mikir *kita bego amat apa ya?? mereka panik kenapa kita santai2 aja?? pasti ada yang salah!!* sejurus kemudian *ah,,yakin aja sih ama yang kita kerjain*
- Kelompok lain udah panik mikirin tugas..kita masih nyantai mikirin nonton apa..jalan kemana...Kelompok lain panik mikirin kompre..kita sibuk mikirin pake baju apa...
*edited, added:*
- melihat adih dan gadgetnya yang oke..sambil dengerin dia ngelucu..*bukan mendengar yang dia ajarin..hahah*
- merekam si Bambang yang tertidur di kelas waktu Psi Konseling.. wakakakak...

huah...sejumput kejadian yang belakangan gw kangenin nih...
miss you all guys.. blom konkret toh rencana jalan2nya??

April 22, 2009

i don't care about today

I don’t care about today!!

Yes, I say it again: I don’t care about today!! Even tough I can feel the sun burns my skin!! Then in a brief second later the storm comes and left the water flooding everywhere.
Yes, yes, yes, I don’t care about today, and about how should I survive on this earth.

But, I asked myself
–since I don’t have any capability to ask the world- “Are we waiting for another proof that this earth needs to be saved?” Aren’t that Flooding, Tsunami, Climate Changes, the sun that burns your skin, enough to tell you that we’re not heading to global warming anymore? We’re not heading, because it is happening now. –hmm, I think, I would call it Global Heating, since it ain’t Warm-ing anymore-

Yep-Yep-Yep.. I don’t care about today!!
But I do Care about my children, my grand children, my next generation!!
Please, PLEASE, P.L.E.A.S.E, I do begging you PLEASE..
Think about the future! If it’s too hard for you to think about MY future, MY Generation, or any other’s Future or Generation, okay YOU DON’T HAVE TO. But, would you just think about
Y.O.U.R future, Y.O.U.R. generation??

Go ASK yourself: What kind of Environment would you inherit to your next generation? If your answer “Fully Polluted-Air, Polluted-Water, Garbage-Full Land, Burning Ground, Floating House” argh, sorry to say but: 90 2 h3LL!
If you want to inherit the better earth
–or at least not the worse one- I ask you please to MOVE from NOW! Yes, NOW!

Let’s do all simple things we can do like DON’T LITTER, Control your electricity usage (Television, AC, plug off the power supply when don’t needed, Turn off the light, etc). Re-use the plastic bag or don’t use it when you don’t need it (when you go to mini market and buy something that you could just put them inside your bag or just carry them, why do you have to use plastic bag?). Reduce, or BETTER STOP, using Styrofoam. Change to ENVIRONMENT-FRIENDLY Hairspray, Deodorant, and any other beauty tools. And all of the other simple things based on Reduce, Re-use and Recycle! I’m not really good at this simple things those we can do to save this earth, but I’ll do my best to do what I’ve known.

Start from little thing, start from ourselves.

anyone help me, you can add any fact you know about this, anything we can do to save this earth, simply.

take a small step to make a big leap

April 12, 2009

rinduku pada..

Ah Tuhan,
mengapa kau kenalkan aku pada gelap..
yang kini kurindukan..
Mengapa Kau perdengarkan aku kesunyian..
yang kini juga kurindukan..

Aku merindukan sunyi..
Sunyi, hingga dapat kunikmati suara ombak..
yang bergulung, dan menyapa kakiku..
dengan kelembutannya..

Ah Tuhan,,
kini aku merindukan gelap..
Gelap,hingga dapat kunikmati cahayaMu..
cahayaMu yang slalu menenangkan..
dan membawaku jauh berangan..

Ah Tuhan..
aku merindukan..
BINTANG..

March 30, 2009

syukur atas sepasang jempol ;)

Pasti, atau sebaiknya gw tulis SEHARUSNYA , Kita sering bersyukur atas Rezeki yang diberikan Tuhan pada Kita.
Pasti,
gw postif thinking kan? , kita bersyukur saat kita Dapet Bonus. Sama Halnya gw juga bersyukur kalo tanggalan gw warnanya Merah, apalagi kalo Merahnya Banyak. Tapi, pagi ini Gw tiba2 bersyukur banget atas sepasang Jempol tangan gw.Indeed, gw bersyukur atas Tubuh yang lengkap dan Manis Jelita ini, tapi gw sangat Takjub dengan Jempol gw.
Apalagi, gw ngga bisa mungkir kalo, kata (alm.) Pak Fuad Hassan, Kita ini THUMB Generation. Hidup kita,
well say, GW sangat banyak menggunakan Jempol. NGGA BAKAL BOHONG kalo gw susah untuk jauh dari HP. Bisa sih, dan rasanya MERDEKA. Tapi abis itu merasa bersalah karena banyak Urusan yang wajib jadi terbengkalai. Dan saat menggunakan HP, Jempol gw kaya senjata Utama yang bebas menari kesana kemari di atas Keypad, walaupun mata gw Fokus ke arah lain-selain-HP-gw. Kalo kata Orang Tua mah: Jempolnya dah ada matanya . Yah Well, kalo Pake Touch screen kadang gw menggunakan telunjuk sih, tapi tetep kebanyakan menggunakan Jempol. Kalo Pake hidung agak susah, walaupun hidung gw sexy, tapi tetep terlalu besar untuk menekan Keypad.
Mengetik Notes ini pun. Jempol gw berperan Besar. Ya, jumlah Spasi
(space) di Notes ini = jumlah penggunaan jempol gw. Di Rumah, Jempol gw kadang meloncat-loncat di remote2 yang bertebaran di Rumah.
Bukan masalah Perteknologian aja sih. ManfOat terbesar si sepasang jempol sebelum kecanggihan ini lahir juga telah merajalela.
Ngga Percaya? Coba Lihat Ke kanan kiri kamu. Ambil barang apapun yang kamu Mau.
sudah?? sudah?? sudah?? Blom?? Lama Deh!! Nah, coba lihat, dan bayangkan, bagaimana fungsi jempol kamu untuk mengambil, menggenggam, memindahkan atau apapun itulah. Bisa sih, kalo kita ambil tanpa fungsi si jempol, tapi agak rempong ya Bo'. ya, kalo ngupil gw tetep bersyukur atas kelingking gw sih .
Dan atas sejuta kegiatan lain yang melibatkan dan mengutamakan pentingnya Jempol; menulis, mengokot, membuka
mikir apa Dek?! , menekan Push Pin, mengikat Rambut, memasang kacamata, dan lain-lainya.
Saya berjanji akan menjaga jempol saya baik2.

Mungkin karena kita terlahir dengan sepasang Jempol, sehingga kita sangat tergantung dengannya. Bagi mereka yang mungkin tidak memilikinya, Tuhan Yang adil, telah membantu mereka. Mereka dengan hebatnya bisa menggunakan bagian tubuh lainnya untuk berkegiatan dalam hidupnya. Seperti menulis, menggambar, Mengendarai Mobil, atau bahkan mengurus anak dengan kaki mereka.
Tapi, saya yang memiliki Jempol, berterima kasih Pada Allah atas kemudahan yang diberikan oleh-Nya.
Kurangi mengeluh, kata Ayah, Allah sudah memudahkanmu dengan memberi anggota tubuh yang lengkap.
*betapa Tuhan Maha Hebat, menciptakan detail kecil pada Manusia yang memudahkan umatnya untuk melakukan kegiatan sehari2*
Yeah, saya menyatakan akan menjaga Jempol saya sebaik-baiknya.

March 24, 2009

Terserah lo mau bilang apa!!

Terserah lo mau bilang apa, terserah ini legal apa ngga..
Terserah gw yang salah atau mereka..
Intinya, notes ini belum selesai..
yang pasti notes ini adalah curhatan hati saya..

Tadinya gw menganggapnya angin lalu, tapi ternyata pengen juga gw tulis. Apa penyebabnya? Nanti akan gw jelaskan..

Curhatan hati gw, tentang hal2 yang ga gw suka selama menjelang pemilu:

1. Seperti yang sudah gw tulis sebelumnya: Banyak poster2 caleg yang merusak pemandangan.

2. Pada masa kampanye: Beberapa Partai Besar Men-carter HABIS bus-bus kota yang sangat menunjang transportasi Rakyat biasa, Yang katanya akan mereka bela haknya.
Belum terpilih aja udah menindas kita yang katanya kalian mau bela. Mentang2 situ kaya? punya uang untuk mencarter bus-bus kota yang ada?? *pake gaya Syekh Puji*

3. (masih) Pada masa kampanye: Iring2an mobil dan TERLEBIH lagi Motor itu suka ngga tahu aturan ya?! Dipikir jalan Anak Moyangnya apa!!
ngga enak nyalahin bapak moyang, kata mama kalo kelahi jangan suka bawa2 orang tua.

4. (sama, masih) Pada masa kampanye: Pak Polisi salah tingkah ngga bisa berbuat apa2 lihat iring2an motor yang ngga pake Helm!! *Ndas-mu dari Besi apa ya 'le?*
serba salah ya Pak? Larang aja sekalian.. Bilang kampanye harus naek Mobil pribadi!! Ngga boleh motor atau Bus kota..kalo mau: jalan kaki aja..biar kaya reformasi tahun '98 *so tau, kaya tau aja reformasi '98 kaya apa*

5. (gila, ngga ada bedanya, masih) Pada masa kampanye: Ini yang bikin gw menulis semua ini:
tadi pagi dipagar rumah gw ada stiker baris. Gambarnya poto ibu-ibu. Gw lihat2,
ini poto siapa ya? Poto mama, bukan! Poto RT gw, bukan! -FYI, RT gw Perempuan!!Girl Rules!- Gyaaa poto sapa nih??
Merasa tidak mengenal, tanpa ragu tanpa bimbang, gw
keleteklah tuh Ibu-Ibu, eh potonya, yang nempel di pager gw. dalam hati berkata: maaf ya Bu,,numpang-numpang.. *ala nenek-nenek kalo lewat hutan *
Merusak pemandangan di sekitar aja, gw
marah-marah-marah-rah-marah!! Ini, berani-beraninya ngerusak pemandangan rumah gw!! ngga tau apa gw Agresif!!

6.
Membayangkan , berhubung gw ngga tau tepatnya biaya yang dikeluarkan setiap partai untuk menurunkan massa, mencetak poster, baliho dan iklan2 di media, belum lagi memanggil artis dan lain2nya. Miris banget rasanya. Gw ngga akan memaparkan keadaan kontras 'buang-buang uang' dengan perjuangan anak2 -yang dieksplotasi orang tuanya- untuk mencari uang di pinggir jalan, pemulung yang bekerja keras, penyapu jalanan, kuli bangunan, dan ribuan orang yang masih mau mengantre BLT.

7. Yang ini, selama menjelang kampanye: gw tidak suka semua hal di atas TELAH menguji kesabaran gw. Gw kan emosian, jangan diuji donk. Gagal deh.. Misuh2 deh.. Marah2 deh..

*sudah dulu ah, kan belom selesai, nanti kalo ada lagi sayah kasih tau ya..*

Selesai belum selesai, gw jadi sadar, gw ngga akan menyia-nyiakan semua pengorbanan orang-orang yang
secara ngga sadar udah berkorban. Mereka yang susah mau pergi-pulang kantor karena Busnya di carter. Mereka yang BLT-nya ngga keluar2 karena dananya dipinjemdulu buat kampanye. Bocah2 kecil yang ngga ngerti apa2 tapi seneng2 aja karena dibawa ke tempat kampanye untuk panas2an, joget2an, yang penting hati riang, walau ngga sadar bisa aja hal buruk datang. Gw ngga akan menyia2kan semua pengorbanan ini.
Gw akan datang ke TPS!!
Nyontreng-ngga nyontreng teserah gw donk, rahasia gw donk, yang penting gw datang. daripada kertas suara kosong punya gw disalahgunakan, dimanPaatkan orang2 usil bertangan jahil yang bau sikil.
Dan ngga lupa gw berdoa,
Semoga semua pengorbanan ini menghasilkan Pemerintahan, Pemimpin, Peraturan dan apapunlah itu yang Lebih baik dan tidak terus mengorbankan orang2 yang terus-menerus berkorban.

Ayo cepat pemilu!!!!
gw dah eneg dengan semua kekacauan ini

March 02, 2009

Is It Love?

Got another lesson of life yesterday...
Ceritanya, gw pergi ke tempat gw biasa treatment refleksi..
Saat itu gw sedang tenang mendapat treatment, tiba-tiba ada seorang pria yang *gak bisa boong* cukup Tampan, tubuh cukup tegap berisi duduk di samping orang yang sedang men-treat gw, Hakim. Dia cukup banyak berbicara, dan tampaknya Hakim dan seluruh karyawan di rumah reflexiology itu kenal baik dengannya.
Tapi, jujur, untuk orang se-tampan itu, kebawelan dan ke-hiperaktiv-annya seperti anak 10 tahun, annoying. Beberapa kali dia mengajak gw bercanda, tapi gw hanya tersenyum simpul karena malas menanggapi. Hampir 40 menit kemudian, setelah mundar-mandir bolak-balik wara-wiri, dia pergi bersama seorang wanita yang *harus jujur* cantik dan terlihat cukup pendiam. Wanita ini mendapatkan treatmen di depan gw sih, jadi gw tau betapa dia pendiam.
Dan ketika mereka berdua pergi, Hakim dan beberapa karyawan yang sudah cukup kenal gw bercerita. He was a pilot. *hmm, okay, mungkin aja, toh dia tampan, and maybe that's why dia memiliki badan yang terlihat cukup ketje*. That woman is his wife. *Okay, physically seimbang kok. No need to argue*
Was?? Yep.. He was a pilot. He got an accident. Crushed by KOPAJA. Now, something's wrong with his brain. That's why he acts like 10 years old Boy.
Beberapa karyawan yang mengenal pasangan itu kemudian bilang: "iya, istrinya tuh sabar banget, suaminya udah kaya anak kecil gitu sekarang. Ngga kerja lagi." Lainnya berkata, "Mereka berdua beda banget emang, istrinya tuh serius banget orangnya, suaminya pecicilan banget." Beberapa lagi menimpali, tapi gw udah keburu melayang-layang.
Dude, lo ngga pernah tau apa yang akan terjadi dan apa yang lo hadapi. Seorang pilot, gagah, tampan, dan..ya..PILOT... She might love him, tapi juga ngga bisa munafik mungkin awalnya si perempuan cantik itu punya ekspektasi masa depan dari suaminya. But how wonderful ya hati perempuan cantik itu. Dia tetap bersama suaminya. Ngga malu sedikitpun untuk pergi bersama suaminya kemana-mana. GOSH.. She got beautiful things outside, and trully inside.

Hah..intinya..
Lo ngga tau apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi dengan keyakinan, keikhlasan, kekuatan dan kepercayaan lo sama kebesaranNya, lo pasti bisa menjalaninya.
Dan satu lagi, gw juga berdoa, apa yang ada di hati dan di benak perempuan itu bisa ada juga di dalam diri gw. Amin