cari di sini

Showing posts with label PRODIK11. Show all posts
Showing posts with label PRODIK11. Show all posts

September 03, 2013

September 2011 - September 2013

Selamat para psikolog baru!
Selamat mengabdi dan berjuang!

Dua tahun perjuangan kita akhirnya mengantarkan kita ke hidup baru, yang entah akan seperti apa.

Tulisan ini pun perlu menunggu untuk muncul, karena memunculkannya sebelum hari sumpah nanti, rasanya kurang bijak.
Perjalanan 2 tahun ini adalah sekolah yang paling berharga dari masa sekolah lainnya. Bukan hanya sekolah secara akademis, tapi sekolah kehidupan pun seakan-akan menjadi term yang nyata. Karena 2 tahun ini, begitu banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan.

2 tahun yang lalu, saat perjalanan ini dimulai, seperti biasa saya adalah insan tidak ambisius yang bahan bakarnya diesel. Lama panas. Akhirnya beberapa pencapaian kurang maksimal pun terjadi. Tapi tak mengapa. Semester satu banyak hal yang melekat di hati saya.

Power Rangers. Bisa dibilang, awalnya, seperti kelompok orang-orang yang tidak terlalu memikirkan dan memaksakan ingin berkelompok dengan siapa saat tugas-tugas mulai diberikan. Ternyata, dengan mudahnya kami menjadi klik, dan banyak 'terjebak' dengan kelompok ini. Kelompok yang selalu terlihat lebih santai dan dengan paniknya ngeliat kelompok lain yang serius-serius banget kerjanya. Kelompok yang maunya maju duluan trus menggali jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di kelas. Saya bangga.
Kita memang generasi digital. Kerjaannya bagi-bagi tugas, lalu bekerja secara online di dropbox dan Google Drive. Akibatnya, banyak file-file yang 'conflicted'. Anyway, terima kasih bagi pengembang dropbox dan Google Drive. Oh iya, salam dari Deardoff. *diedit setelah disemprot parfuma sama Cune* 

Memasuki semester kedua, banyak 'keseruan' yang mulai muncul. Yang akhirnya, hingga akhir semester empat, masih absurd dan mengganjal di hati. Mulai dari kesal, menghindar, sempat merasa sangat tidak suka, hingga akhirnya jatuh pada kelemahan mengasihani dan sangat ingin membantu. Tapi, tidak pernah tahu bagaimana memulainya. Inilah yang paling mengganjal. Hingga hari ini, kadang masih ada "kalau aja.." yang muncul dan melesat.

Kasus 1 sampai Kasus 4 tentu punya cerita sendiri-sendiri. Dari mulai kisah praktik antar kota-antar provinsi. Keinginan mengintervensi satu sekolah. Jatuh cinta pada adik-adik dengan segala kelebihannya. Jatuh cinta pada kaka (iya, dua kali jatuh cinta ini pada orang yang sama, siswa kelas 4 SD yang tidak bisa saya lupakan). Serta kasus 5 dan 6 pada masa-masa magang. Masa-masa merasakan deg-degan karena dikedipin sama anak SMP. Ahahaha. 

Semester 4 ini adalah masa MLM Korea Andra mencapai masa sukses karena bisa membuat Tasya mau belajar dance "What is Right" milik BIGBANG. Iya, "What is right, and what is wrong?"
"Saya itu bukan orang.."

Sisanya, ada jatuh cinta pada 'mbak-mbak' kami yang selalu membuat kami tetap waras. Mbak-mbak yang selalu ceria, disiplin dan memberi kami cemilan. Mbak-mbak yang rambutnya bisa keriting atau berdiri karena banyak hal yang harus dikerjakan. Terima kasih, karena kami selalu bisa nyempil di antara pekerjaan-pekerjaan yang jauh lebih besar. Terima kasih karena diantara kesibukan-kesibukan, ada kesetiaan untuk mengabdi yang membuat kami mendapatkan banyak ilmu, bimbingan serta dorongan yang akhirnya mengantarkan kami pada hari ini.

Ada freed silver yang menyimpan banyak tawa dan juga derai air mata (punya adek). Yang di sela-sela kursinya ada kisah-kisah yang menghasilkan pelukan. Yang di kaca-kacanya menyimpan lagu-lagu korea yang awalnya tidak pernah saya kenali. Terima kasih Freed Silver, atas segala kenangan yang ada dan tercipta.

Terima kasih #Prodik11, Gedung C2, Perpustakaan Psikologi, Perpustakaan Pusat, serta seluk-beluk Fakultas Psikologi yang menyimpan kisah-kisah kami.



 

July 23, 2013

Dalam 2 bulan terakhir, Tesis inilah hal yang hampir tidak pernah lepas dari benak gw.

Tanggal 10 Juli 2013, tesis ini telah gw paparkan dalam ujian dan berhasil dipertahankan dalam sidang tersebut. Alhamdulillah.

Selama mengerjakan, ada masa gw: Sangat menggebu-gebu. Ngga bisa berhenti karena asik banget ngerjainnya. Pusing dan bingung. Pengin banget ngerjain. Muak dan pengin kabur. Cuma bisa ngerapihin margin dan hal-hal yang dikerjakan tanpa mikir karena ngerasa harus banget ngerjain tapi ngga ngerti mesti ngerjain apalagi. Banyak banget insight di otak tapi bingung yang mana mau ditulis di mana. Ngga bisa mikir dan mentok. tok. tok. Ya, namanya juga hidup ya. Kadang di atas, kadang di bawah. Kadang cari-cari alasan supaya bisa kabur dari kenyataan.


Pada masa gw ngerasa harus ngerjain tapi ngga tau mesti ngerjain apalagi, gw memutuskan menulis yang bisa gw tulis dengan keyakinan tingkat tinggi tanpa teori dan penelitian: Kata Pengantar.
Ternyata ini keputusan yang kurang tepat. Saat itu gw lagi tugas di sekret OBM. Trus gw nulis Kata Pengantar. Kemudian hatinya nyesek antara mellow dan sedih. Saat itu gw ngerasa ada yang lagi ngirisin bawang merah di depan AC. Matanya panas dan akhirnya mbrebes mili. Di sekret OBM. #YaelahMoment banget.

Kata Pengantar di tesis gw itu, kalo film, mungkin setara dengan film 2,5 jam yang kena gunting badan sensor sampe tinggal 1,5 jam. Karena, kalo gw tulis dan gw publikasi beneran, rasa-rasanya bisa mengilhami penelitian yang berjudul "korelasi antara golongan darah, kepribadian dan panjang kata pengantar pada tugas akhir". Nah, nantikan ya: "Kata Pengantar - Uncensored" di blog ini.


Dan Alhamdulillah, akhirnya gw bisa sampai dan melalui tanggal 10 Juli 2013 ini dengan selamat. Bagaimana perasaannya? Lega. Lega banget kaya lapangan bola yang diperluas biar bisa main 15 lawan 15.


April 17, 2013

16 April 2013. Bimbingan tesis dimulai. Setelah maju-mundur kompre yang ternyata belum juga terjadi. Bismillah.

Perkenalkan, si buku kecil yang harusnya sih menemani saya selama mengerjakan tesis ya.

Iya, covernya saya buat sendiri -flight saat stres: cari2 kerjaan-. Colorful, coz i think there will be the time i need more colors in my life. Ahahak.

Udah ada timelinenya di dalam. Semoga bisa tercapai.

Bismillah. Bismillah. Bismillah.

#PRODIK11, yuk!


March 06, 2013

Marching March!

Minggu pertama Maret 2013.
Apa kabar Februari?

Rush.
Gw pikir, Februari ini akan: panjang, drama, lama, dan berat.
Ternyata, walau fisik teriak-teriak, ternyata semua berjalan terlalu cepat. Ada beberapa hal yang bikin ga pingin udahan Februarinya.

Terlalu fokus dengan permagangan ini, ternyata membuat gw meninggalkan beberapa hal.
Meeting beberapa projek Dynamite.
Pacaran.
Nonton (di bioskop).
Makan (di luar).

Bla..Bla..Bla..

Maret pun datang.
Akan gak kalah 'wih' sama Februari.
Kehidupan pengejar magister (di psikologi UI) emang super.
Sekarang aja sampe lupa mau nulis apa gara2 di otak ada 1 laporan yang harus dikirim ke pembimbing, 1 laporan yang harus disetarakan dengan laporan yang harusny dikirim, plus 1 coding wawancara yang harusnya dikirim ke team. Kenapa? Karena:

Tanggal 13 Maret presentasi laporan magang.
Tanggal 15 Maret kumpulin laporan magang PLUS kasuistik.
Tanggal 20 Maret kumpulin proposal tesis
Tanggal 28 Maret kumpulin laporan kasus 5 & 6 (Iya, 2 laporan kasus)
Tanggal 30 Maret kumpulin tugas kuliah Kapita Selekta.

Saatnya bilang.. W.O.W

 

February 16, 2013

GANGNYU: Magang, Unyu.


Hello readers! 

Yup, sudah berlalu 2 minggu sejak magang di SMP di bilangan Pejaten dimulai. Ngga pernah membayangkan sih kalo ternyata akan segini menyenangkannya, so Alhamdulillah!

Kasus-kasus *yes, plural* yang ditangani ngga terduga dan ngga biasa sampai bikin pusing karena ngga berani bikin gambaran dinamikanya. Dari semua kasus-kasus yang gw tau selama penanganan kasus ini, sebagian besar *let me say it again: SEBAGIAN BESAR* penyebabnya adalah masalah di rumah. Lebih jauh lagi, masalah pola asuh. Grr, berulang-ulang kali gw tulis di blog ini betapa insecurenya gw kalo ngomongin masalah pola asuh. Sekarang ditambah lagi. Semoga gw ngga jadi orang tua yang over-protective ya..

Tagih ya, gw akan menulis garis besar mengenai pola asuh di blog ini. Biar sedikit lebih 'berguna' buat orang banyak deh blog gw. :D

Anyway, selain kasus-kasus yang dirujuk, gw cukup senang karena banyak anak-anak yang datang dengan sendirinya menemui kami untuk 'konseling' dengan kami. Ya, paling ngga, Ruang BP, psikolog ataupun konselor ngga lagi jadi momok dan hanya identik dengan anak-anak bandel atau bodoh. Ada yang berprestasi dan curhat masalah pribadi, curhat masalah sekolah ataupun cuma ketagihan curhat *hal-hal ga penting pun diceritain*.

"kado" magang kali ini adalah keunyuan kisah-kisah SMP yang bikin tangan dan kaki meringkel karena geli *ticklish*. Deeeek, kalian ini lucu-lucu sekali siiiik. 
Ternyata, taksir-menaksir itu bisa segitu ribetnya buat satu anak dan segitu 'duh-abis-ngeliat-dia-aja-aku-ngga-bisa berhenti-senyum-kak' untuk anak lainnya. 
Gw? Gw udah beberapa kali ini lemes gara-gara di-dadagh-in sama anak yang lagi main bola, main basket ataupun jalan di lorong. kenapa kalian lahirnya telat banget sik dek? HUAHAHAHA. Well, kalaupun kalian lahirnya ga telat, kayaknya gw juga ga ngaruh. Pas gw SMP, cowo-cowo SMP di mata gw tuh "masih anak SMP" aja.. *lah emang R!* Maksudnya, duh, gimana ya? Pokoknya, akhirnya gw pacaran ama anak SMA. *cih*

Maka, saat mendapat kesempatan sebulan kembali ke SMP ini, gw menikmati aja deh gebet menggebet gaya anak SMP ini. Kalo diliatin, gw senyumin. Kalo di-dadagh-in, gw senyumin. Lah, bocah-bocah ini juga centil-centil amat sik. Kalo dia udah kerja dan inget apa yang mereka lakukan waktu SMP, gw doain mukanya merah karena geli sendiri. 

2 weeks to go. Semoga semua yang harus diselesaikan bisa selesai. Semoga semua yang ketemu gw bisa *paling ngga* merasa lebih baik.

January 29, 2013

Semester 4 (dimulai)

Walaupun IRS semester 4 baru saja diisi dan belum di-approve. Perkuliahan semester 4 udah berjalan dengan lancarnya.

Lancar? Iya. Jauh sebelum bayaran, selang satu hari setelah tugas akhir salah satu modul semester 3 dikumpulkan, Modul Minor dimulai dan berjalan selama seminggu. Ngahaha. Bayaran buat semester 4 aja belum, kuliahnya bahkan sudah selesai. Spektakuler. Nah, selesai Modul Minor, esoknya masuk Modul baru Kapita Selekta. Sampai dengan hari ini sudah 3 sesi dari 12 sesi yang direncanakan.

Semester 4, Insya Allah semester terakhir. Berarti ada tesis yang harus diselesaikan. Iya, masih ada 2 kasus juga yang akan diambil saat magang. Tapi kan tetep aja, tesis mengalihkan duniaku. Sebenarnya sudah punya gambaran untuk tesis, ada beberapa malah. Tapi, seperti halnya skripsi, pertanyaannya adalah: IDEALIS atau PRAKTIS? kemarin sudah mengajukan yang lebih ke arah pilihan pertama, kata dosennya **kalo mau, kayaknya akan nambah semester** Lalalala. Mundur teratur.

Masih tetap menyusun program untuk adik yang sama buat tesis, walaupun tetap membuka diri untuk kasus 5 atau 6 buat tesis. Semoga setelah magang, saya mendapat pencerahan. Kalo kata si Joongki
"Whatever u do, basmallah first, anything later."
Bismillah!

November 29, 2012

kembali ke kuliah

… akhirnya sudah seminggu memasuki masa perkuliahan. By perkuliahan means ada jam masuk yang jelas dan ada dosen yang masuk ke kelas…

Sudah 3 laporan individual dikumpulkan, 12 laporan massal, serta 1 laporan individual ke-empat yang belum kunjung diterima (akhirnya diterima) karena pembimbingnya lagi sibuk. ketar-ketir sendiri jadinya. whoosh.. whoosh.. *takut keburu lupa sih sebenarnya*

Sum-up tentang perkuliahan profesi hingga saat ini: 
Kalau berharap bisa tidur cukup dan males2an, lebih baik sih dipikir2 lagi. Kalau ngga mau berubah dengan memperbaiki time-management dan berusaha lebih keras, lebih baik sih dipikir2 lagi.Kalau belum bisa mengalahkan mood dan lebih sering flight, lebih baik sih dipikir2 lagi.

Kuliah lagi berarti usaha lagi. Bukan main-main. Bukan santai-santai. Tantangan (beban) yang dihadapu setiap orang di kelas yang sama sih seharusnya setara. SEKALI-SEKALI mengeluh sih boleh aja. Tapi kalo tiap hari dan tiap kali mengeluh, kasian temen-temennya. CAPE lho dengernya. Padahal temen-temennya juga mengerjakan tugas yang. Tantangannya mungkin juga lebih berat.  Jadi, daripada terus menerus mengeluh, lebih baik dihadapi dan dikerjakan tugas-tugasnya. No. Complaining won't finish your tasksssss. 

Gw sih kembali bersyukur dengan orang-orang di sekeliling gw. Entah kenapa kerjaannya seneng2 dan ketawa2. Mau dapet tugas, kerjaan, dan tantangan sebesar apapun, kita selalu lewati dengan ketawa2 (akhirnya) **gw rasa sih mereka ini sebenarnya ga ngerti aja caranya mikir, makanya cuma bisa ketawa** pppfffttt..

 

October 20, 2012

Progress: 4/6

Hello, readers! Ahahak.. Maaf ya, seperti biasa.. Menghilang dari peredaran.. Currently working on cases. Educational cases, they said. 
Menurut perhitungan kasus yang sedang ditangani, sudah 3 laporan kasus selesai dikerjakan. Sekarang lagi kasus ke-4 dari 6 kasus. AND I'M SUPPEEERRR EXCITED. Berjalan 3 minggu, progressnya cukup cepat, nah besok mau ambil kasus massal yang laporannya banyak dalam waktu yang lebih, sempit. Iya, sempit. Kayak celana vidi aldiano. Anyhei, I'M EXTREMELY EXCITED for this. Sebagai akibatnya, pengerjaan kasus 4 yang lagi gigi 4 jadi turun ke gigi 2. Nyoh.

Anyhei. Sebenernya, ada beberapa tulisan nganggur di folder, tapi isinya kok ya serius amat. Dari mulai tentang Pilkada DKI dan kenapa saya pilih Jokowi, sampai tentang kebiasaan warga UI yang sulit banget menyeberang Di zebracross atau menunggu lampu penyeberangan hijau. Ergh. Mood 'duh-berat-amat-mbak-isi-blognya' sedang tidak mengantarkan tulisan-tulisan itu naik ke blog. Maka, tenanglah mereka di dalam folder. Dan mungkin gak akan pernah terbit. -ya basi aja sih kalo tulisan tentang Pilkada DKI baru naik 3 bulan lagi-

Udah ah. Orang tadinya cuma mau ngabari kalo belum bisa nulis banyak2 soalnya lagi excited sama laporan kasus. Have a good day, good readers! :*

August 14, 2012

leyeh-leyeh di tengah ina-inu

Huha! Bersyukur memang hal yang harus selalu diingat dan dilakukan. Karena dengan bersyukur, gw jadi malas mengeluh dan punya tenaga untuk bekerja lagi.
Di tengah kejar-kejaran kerjaan dan TENTU SAJA ina-inu menuju cita-cita, gw masih sempat:


  • Bukber Sana-Sini macam artis
  • Nonton pelm-pelm terbaru di layar bioskop
  • Jalan-jalan sama D
  • daaaaan Melahap The Mentalist Season 4 sampai selesai!
**mana tepuk tangannyaaaaaa?**


Ya, pasti ada harga yang harus dibayar untuk leyeh-leyeh di tengah kasus 2 yang cuma 3 minggu ini, antara lain: kurangnya waktu tidur. Etapi, berhubung waktu tidur gw juga emang udah kurang dari dulu, jadi itungannya, gw punya kerjaan saat ngga bisa tidur deh.. Ahahahahak..

Udah ya, tulisan ini dibuat biar gw gak ngeluh. IYEH, mau ngumpulin laporan, selesai ngeprint, eh ibu suri akuh sudah pulang. Yang patut disyukuri? Malam ini bisa nonton LORAX dan besok pagi ngga usah buru-buru ngeprint. Yippie yeay!


 

June 19, 2012

#PRODIK11: Kecebong-kecebong muda sang pengelana..

Pada suatu siang, di sebuah kelas. tersebutlah Ndrnt, Db, dan Shnt sedang duduk ngobrol ceritanya ngerjain tugas di sebuah kelas. Tidak berapa lama, bergabunglah Rr -kenapa ini terlihat tidak menyamarkan ya?-. Saat mereka ceritanya memutar otak, memeras keringat dan berdarah-darah mengetik, tercetuslah ide dari Shnti..

Sh: Madagascar 3 yuk!
Rr, Ndr, Db: Yuk.. filmnya apa aja?
 
*shnt kemudian ngecek jadwal*

Akhirnya keempat kecebong muda pun kembali pura-pura mengerjakan tugas. Tidak berapa lama, Shnt meninggalkan 3 kecebong muda lain untuk mengetik dan mengeprint tugasnya. 3 kecebong muda lain pun memutuskan makan siang. Saat makan siang, mereka bertemu dengan Sr yang rencananya akan bimbingan di Rotunda. HAH?

Sr: ke PIM yuk..Rr, Ndr, Db *berdebat seru*, akhirnya : Yuk!

Sr pun meninggalkan 3 kecebong muda yang sedang makan untuk bimbingan di Rotunda. *Seriously, this sounds wrong. Rotunda tuh outdoor man, ngapain bimbingan di sana?* Setelah selesai makan, 3 kecebong muda berenang menuju ke kelas. Ketika akan masuk ke lift, ternyata mereka bertemu kecebong lain, Shnt. Sambil masuk Rr berkata...

Rr: Eh, kita mau ke PIM..
Shnt *sambil menahan pintu lift*: Serius lu? Ikut!! *lari ngeprint*
Tiga kecebong muda pun gegulingan sambil berenang di dalam lift.

Akhirnya, 5 kecebong muda sampai ke PIM. Menemani Sr mencari sepatu yang ternyata tidak ada. Kecebong kok pakai sepatu, ya ngga jodoh. Dan seperti acara #PRODIK11 lainnya, hari itu pun tidak lupa diisi dengan kegiatan makan, memenuhi kebutuhan pangan kami.
Ckck.. dasar kecebong muda yang murah!

ps: Ndr, Db, kok kayaknya kalo diliat di blog ini, kita yang murah ya.. diajak siapa aja mau.. Pfftt..


June 13, 2012

#PRODIK11 berlari ke semester 3

Seperti biasa, hampir sebulan saya menghilang.. AHAHAHAHA. *tabok*


Jadi mahasiswa S2 (Profesi) di Psikologi UI memang luas biasa. Ngga sempet cape dan mengeluh, kita akan terus berjalan dan kadang *dipaksa* berlari. Buktinya? Minggu lalu saya masih semester 2, minggu ini udah semester 3. Hari ini, baru selesai intake. SPEKTAKULER. Muahaha. Yep. Liburan memang sesuatu yang diimpikan, didambakan, diinginkan. Tapi, ya, ketika hari terus berjalan, kami juga ikut terus berjalan.


YANG PASTI, sekali lagi Saya harus bersyukur karena saya punya #PRODIK11 yang super-super-super hebat. Kalau sparring-thinker-partner-eater-laughter-whatsoever nya bukan mereka. mungkin, saya sudah gila. Minimal: thypus.


Sebenarnya, karena PADATnya perjalanan mengejar Master ini, cerita yang banyak kepala seputar perPRODIKan sih. Dan, seputar bersyukurnya saya punya mereka. Seputar makanana yang entah gimana selalu ada setiap kelas ngga ada dosennya. Seputar-kita-harusnya-gak-di-kelas-bawah-soalnya-kita-berisik-banget. Seputar lirikan mata, tatapan mata, colek-colek penuh arti, atau helaan nafas yang diikuti kepala tertunduk dalam.


YEY! Hari pertama ini datang juga ya, dan, KITA BISA! ahahak. *mulai kehilangan arah nih* *kepikiran berkas2 yang mestinya dikerjain* *ya udah ya Cyin, kerja yuks*
HAVE FUN, #PRODIK11!!

March 06, 2012

GALAU!

Assalamualaikum.. *memasuki blog perlahan*


Hadeuh, *cek blog* Sudah 2 minggu ya gw gak mampir. Ya, kan udah diceritain nih ya, lagi sibuk abis gitu ceritanya. Terakhir cerita kan tentang minggu pertama kuliah. NAH! bagaimana 2 minggu berikutnya? *JENG JENG JENG* 


Bok, jadi ya, 2 minggu berikutnya gw macam menghadapi KAUP kedua, tapi, bener-bener praktik pembuatan 'alat ukur' yang kali ini digunakan untuk observasi dan wawancara. My oh my. Ternyata, terasa sudah betapa selama ini kita disuapi mana yang benar, mana yang salah. Sehingga saat gak disuapin kesaklekan itu, gw galau. G.A.L.A.U. 


Etapi ya, gw sadar sih, this is it! GW SEDANG DIUJI DILATIH. Dilatih untuk menjadi mandiri dan berani, macam anak KOKECI! *LHO* Selama belajar sebelumnya, kita gw sering banget buru-buru menyimpulkan. Judging. Lead to conclusion. Pokoknya buru-buru bisa menyimpulkan sesuatu *biar keren* Yang ternyata, di dunia nyata, ada faktor A, B, C, A1, A1b, A2, A2b3, dan D yang mesti diteliti, ditelaah, diperhitungkan -DAN TIDAK BISA DIABAIKAN- sebelum kita membuat keputusan. DAN, kadang gak semudah itu berpegangan sama teori. 


 **NGIK** Gw mulai merasa tulisan ini ngga enak dibaca. 
Ya, ngga enak sih R, toh seharusnya lo merevisi tugas lo. AHAHAHAHA. 


Beklah. Gw akan segera kembali ke tugas gw. Mengakhiri modul pertama semester ini dengan kemenangan. But, I got to tell you something: GW BENAR-BENAR BERSYUKUR BERADA DI KELAS PRODIK 11 INI! GW BERSYUKUR BISA 'DITEMANI" OLEH PEMBELAJAR-PEMBELAJAR YANG LEBIH MIRIP PELAWAK INI. Kalian menjaga gw tetap waras dan bersemangat. IYE, EMOTIONAL FOCUSED COPING. Yang penting coping, Weeeek!


February 21, 2012

Prodik11: Tentang tawa, berjuang, belajar, dan inspirasi.

Jadi ceritanya, MINGGU LALU adalah minggu pertama saya kuliah di semester 2 sebagai calon Psikolog Pendidikan (say: Amin!) Berhubung AGAK sibuk, maka tulisan ini pun baru terbit hari ini. And, this is my recap to the first week.

GRATEFUL#1
Jadi, 3 hari pertama kami lalui dengan agenda Dinamika Kelompok. Kami bermain-main, berdiskusi, dan saling bercerita tentang diri masing-masing. Percaya. Terbuka. Memahami. Membantu. Bersatu. Intinya, inilah yang kami butuhkan untuk sama-sama berjuang.
Salah satu sesi meminta kami menceritakan up and down dalam hidup kami seajack kami kecil, hinge sekarang. Satu per sauté kami bercerita. Dan dare semuanya, all that I can say is I FEEL WELL BLESSED. I'm surrounded by GREAT people.
I have a good life. But, then saya sadder, orang-orang di sekeliling saya adalah orang-orang hebat. Orang-orang yang begitu kuat, tegar, dan sangat menginspirasi. Ada mereka yang selalu punya kesempatan untuk merantau dan menuntut ilmu. Ada mereka yang perlu benar-benar berjuang untuk dapat 'tetap waras' dalam kehidupan ini. Ada mereka yang benar-benar sudah jatuh, dibanting, tertimpa tangga, tangganya diinjek gajah, dan terus menerus bangkit.

Ya, bukan seberapa sering kita terjatuh. 
Tapi seberapa sering kita bangkit.

Thanks for the inspiration. The awes.

Anyway, di akhir hari ketiga kami diminta membuat satu produk dari barang bekas, daaaaan inilah produk yang kami buat: UBERCOOL, huh?!


GRATEFUL#2
Hari ke-4, kami mulai memasuki materi pertama pembekalan. Metode Observasi dan Wawancara. Abrakadabra, kami diberikan tugas yang harus kami kumpulkan esok harinya. Tugasnya adalah tentang "membuat panduan observasi tentang minat." Less than 20 hours. Voila! Kami bubar serentak berhamburan menuju perpustakaan. Di tengah kebingungan, kebingungan, dan kebingungan, akhirnya kami mengumpulkan teori yang kami dapat. 16 kepala. Beberapa teori. Kami berdiskusi. Kemudian kami pulang dan mengerjakan tugas tersebut.
Esok harinya, kami satu persatu diminta maju untuk memaparkan panduan observasi yang kami sudah buat. Hasilnya?

I FEEL SO RICH! Dari input teori minat dan observasi yang sama, penulisan laporan dan metode yang dihasilkan SANGAT BERBEDA-BEDA. Yang lebih menakjubkan, kami saling berbagi melalui presentasi. Saling membangun dengan pertanyaan dan masukkan. Saling memperkaya isi kepala yang 24 jam sebelumnya terasa kosong dan hanya diisi sarang laba-laba. Disinilah gw membuktikan, 

"Berbagi ilmu merupakan hal yang akan membuat kita akan semakin kaya!"

**Tambahan**
GRATEFUL#3
Hari ini kami makan bareng sambil ngobrol-ngobrol sore. Ternyata sesi "Self-Disclosure" berlanjut. Dan, kami dapat hiburan Stand-Up Comedy gratis dari Sysyl. Ahahak, terima kasih ya Syl. Dan, inspirasi serta kekuatan disponsori oleh mbak kecil. :') Terima kasih Mbak.

Prodik'11, I Love US!


 

December 28, 2011

2011, Power Rangers, PRODIGY, MyCircle

2011 hampir habis. Dan, Allah menuntun gw untuk menutup tahun ini dengan HUWOOOOWnya.
Yes, HUWOOOOW.
Kurang lebih 4 bulan terakhir gw dipertemukan dengan so-called-new-partners. Teman-teman dari magister profesi, lebih khususnya, Allah memberkati gw dengan Power Rangers.
Uh oh, beberapa minggu di Desember dilalui tanpa weekend menjemput rezeki. Dan menutupnya dengan ujian-ujian serta tugas-tugas di Semester satu (lagi) ini.

HUWOOOOW ini, gw resapi sebagai cara Allah untuk mengingatkan gw untuk bersyukur.
Otak gw yang udah 2 tahun dipakai kerja ini, ternyata cukup berkarat ketika harus kembali mengingat-ingat teori dan membaca buku lagi.  Tugas-tugas kuliah itu, seperti badai yang perlu banget gw lalui. Since, kalo gak ada tugas, highly-likely gw gak baca bener-bener tuh bahan. Tapi gw sangat-sangat bersyukur, as i've said so many times before, gw mendapatkan kelompok yang sangat SUPERB. Dan, berada di lingkungan yang sangat supportive: orang tua, kakak, teman-teman terkodok, dan tentu saja my partner in crime, D.
Eh ini foto POWER RANGERS abis kompre tertulis KAUP. HORE banget ya..

Selanjutnya, the things so-called-work. Mendapat kesempatan belajar bersama Dynamite Training, dan MENGAMBIL RISIKO dengan memilih fasilitator-fasilitator yang sebelumnya belum pernah menjadi fasilitator kelas bersama kami, padahal modul yang dibuat Otto dan Shasha 'agak berat', there I said: agak. Alhamdulillah, teman-teman dari beberapa almamater yang menjadi "PRODIGY TEAM" ini ternyata memberi kami banyak pelajaran. Semangat dan antusiasme mereka juga membuat kami, Dynasix, menjadi ikut bersemangat, bangga, dan terharu *eh, apa ini gw doang ya?? ahahaha*. Bahkan ketika project berakhir, gw malah kangen sama mereka.. -_-"

NEXT JOB. Annisa Krisanti ini tampaknya seperti seorang pembuka pintu rejeki buat gw. DULU, ketika gw skripsi, dia membukakan jalan buat gw ke satu kesempatan bekerja -yang-akhirnya-agak-menghambat-skripsi-gw. *alasan* *layblamer*. Eh, awal bulan Desember ini, dia membuka kesempatan lagi untuk gw bekerja dengan sebuah konsultan, kembali, di tengah tugas, dynamite, dan deadlines lainnya. But still, pekerjaan kali ini juga membawa hikmah buat gw. Gw akan tulis di posting terpisah ya. *kayak beli bakso ya? kuahnya dipisah*


Terakhir, Brand-New-Old-Circle. Jadi, as I've said before, Nunu itu agak-agak berlebihan ngefansnya sama gw. Masa dia cari pacar, namanya sama sama nama pacar gw. Trus, pacarnya ikut-ikutan ngekost di tempat pacar gw, sampai-sampai mesti banget sebelahan kamarnya. Nah, lately, gw banyaaaaaaaaaaak banget menghabiskan uang waktu bersama mereka. Nonton setiap malam padahal besok paginya ujian atau deadlines tugas akhir; menculik ical ke TIM, pulangnya naik kereta malem-malem; diculik Andy setelah compre KAUP tertulis, randomly nonton dan makan-makan-makan *ini berarti 3 kali makan dalam jangka waktu 5 jam* *mahal*. Luckily, we had Ical, Moko and Andy with 4 of us, kangen-kangenan deh *pake emot unyuk*. Teman itu penting banget dalam kehidupan berbangsa bertanah air. And having them in those crazy deadlines, exam, and jobs is a piece of heaven on earth for me.

See, gw menutup 2011 ini dengan HUWOOOOW banget ya. I'm so grateful, I'm so blessed.
Alhamdulillah :)




November 04, 2011

Setengah Semester menjadi anak S2

Hello world,
jadi ya.. Minggu UTS sudah saya lalui-setelah sebelumnya berkenala di Surabaya-  Sebenarnya saya mau menulis apa yang terjadi di ujian terakhir UTS kemarin, tapi ternyata sudah ditulis oleh sicune di sini. Ya, since we were in the same class, i won't write about it again.
I was annoyed, as well. Kalo Cune bilang "esdua apa esema", saat itu Saya cuma bisa ngomong dalam hati,
"Duile, masih jaman Cyyyiinn.."
Yah, Saya emang punya potensi dimusuhin sih kalo masalah disiplin, dan konservatif, karena Saya mungkin berada di ekstrem kanan. Man, rules are made to keep the things work well. *sigh, yes, Saya emang kuno*

Well, actually, ada hal yang 'beda' yang Saya rasakan selama setengah semester ini menjadi mahasiswa S2. Mengapa ujian dan/atau presentasi masih menjadi hal yang 'ditakuti' sih? Kalau kita mendewakan nilai, maka perilaku kita towards beberapa ujian juga akan 'berbeda' ya? Yah, Say that I am cursed, tapi Saya tidak begitu mementingkan nilai. Jeleknya? Saya akan menghadapi ujian sebagai bahan introspeksi, which is too late. Kalo Saya merasa ngga paham, ya Saya belajar lebih keras lagi, tapi ya, tetap semampunya. Kenapa belajar lagi? Since, kita gak bisa munafik juga kalau IP masih menjadi pertimbangan di luar sana. Tapi, Saya tidak begitu suka saat seseorang mendewakan IP dan akhirnya menghalalkan segala cara-khususnya saat ujian- agar nilainya baik.
Man, be honest, WITH YOURSELF! 
I don't know, but, will you still be that proud if you get a good grade but it's not really yours?

Hmm, tiap orang memang memiliki nilai yang beda-beda sih, who am I to be this preachy, huh?!
Anyhei, Saya bersyukur punya Power Rangers. Entah perasaan Saya saja, atau memang team ini memang punya keinginan 'menggali' dan 'mempelajari' dalam mengerjakan tugas, dan bukan semata 'mencari nilai'.  Saya merasa kami tidak cepat puas, tapi yang paling menyenangkan, saat kami semua merasa mentok, we'll throw to the floor. Mengharap feedback dan bantuan dari presentasi. Presentasi masih menjadi momok, tampaknya. Bahkan saat Saya menjadi mahasiswa S2. Presentasi memiliki banyak tujuan, dan kalau kita memandang presentasi ini sebagai bahan untuk menggali feedback sebelum ujian sebenarnya, seharusnya kita tidak perlu takut, lho. Makanya kami banci banget kalo waktunya presentasi. Daripada nanti 'dibantai' di presentasi sebenarnya. Lalalala.

Ih, apa sih nih, ngga jelas beut.  Intinya, menjadi mahasiswa S2, Saya ingin memperdalam ilmu dan mencoba mengaplikasikan apa yang Saya pelajari, bukan sekedar memanjangkan nama yang tidak mungkin ditulis di kartu identitas juga.

*ini tulisan jelek banget ya, konten gak jelas, kaitan satu sama lainnya juga......*

October 07, 2011

NEUROSCIENCE dan keimanan

*sedang mengerjakan tugas Neuropsychology* 
Tiba-tiba gw teringat sama kuliah neuro yang Selasa lalu *jarang2 nih gw inget tentang kuliah*. Ya walau waktu S1 mata kuliah faal gw lebih banyak membahas sperma anjing, ular, serta cacing dengan bentuk bulat, bulan sabit atau celurit, gw sangat tertarik dengan neuroscience *tertarik itu artinya excited kalo mendengar dosen menerangkan yaaa, bukan berarti gw jago yaaa..*. Nah, Selasa lalu pembahasannya adalah tentang neuron. Ini kira-kira tampang dari neuron itu:

 *gambar diambil dari wikipedia* 

Rumit ya cyynn. But then, mata kuliah ini membahas tentang bagaimana neuron ini berkomunikasi, baik intra-neuron maupun antar-neuronnya. SUBHANALLAH! Super ribet man. Gini, bayangkan kalau kita goyangin jempol kita as if kita lagi joget dangdut. *kebayang gak?* Gerakan itu terjadi karena si otak mengirimkan sinyal untuk otot kita menggerakan si jempol. NAH. Sinyal yang disampaikan ini, bukan sinyal seperti tebak gaya *jangan bayangkan ada jempol-jempol kecil dalam syaraf lo yang diteruskan* Sinyal 'perintah' ini, saat dikomunikasikan di dalam neuron dihantarkan dalam bentuk sinyal listrik. Nah, kalo dari ujung dendrit udah sampai ke akson, sinyal ini disampaikan ke neuron berikutnya melalui proses neurotransmitter. Intinya, ada peranan kimiawi dan listrik yang terjadi. 


Lah terus, gimana caranya si sinyal tersebut bisa membuat jempol goyang-goyang? Nah ini sih gw dikasih tau sama aryo yang lulusan neuroscience: sinyal itu dikirim dalam dalam bentuk 'binary'. Kalo susah bayangin, bayangkan aja kaya kode morse yang kemudian kalo dikumpulkan secara lengkap jadi sebuah perintah untuk goyang-goyang jempol. MAN, bayangkan, sinyal tersebut dihantarkan pada bagian yang keciiiiiiiiiiiiiil banget di badan kita. dan sinyal itu bisa menyebabkan otot-otot kita bergerak. Thus I said:  


BELAJAR NEUROSCIENCE ITU MENINGKATKAN KEIMANAN


Allah menciptakan bagian yang kecil banget di tubuh kita. Dan bagian tersebut memiliki fungsi yang sangat besar. How great He is.  


*kalau mau penjelasan yang lebih tepat, cari sumber yang lebih terpercaya ya* 
Hmm, ngerjain tugas Neuro dulu ya. Suka mata kuliahnya ternyata ngga membuat gw mahir ngecap di tugas ini. :p

September 18, 2011

minggu pertama kuliah

Halllloooo,

Iya, seperti biasa, saya akan menyalahkan kesibukkan atas kekosongan di blog ini selama beberapa waktu. Tapi hati kalian tidak kosong kan, readers?! *ppfffttt* Tapi si pacar sudah minta diapdet. Hmm, something sounds wrong. Maksutnya, si pacar sudah minta si blog buat diapdet. *This sounds wrong as well, actually*

Hmm, Saya akan bercerita tentang hal penting terjadi di minggu ini: My (another) first week in college!! \(´▽`)/, minggu ini adalah minggu pertama Saya menjadi mahasiswa Magister Profesi Psikologi Pendidikan. I was so nervous so that I kept telling my boyfriend that I was nervous. I asked him, what should I prepare? What would I get and do in each first class? And etc, etc.. D, berusaha menenangkan,
"Biasanya kuliah pertama itu perkenalan, sama dikasih tau silabus sama bukunya. Trus pulang cepet.."

And I was blaming my self for being so percayaan. Percaya aja, dan Saya merasa tenang.
Melangkah menuju ke kelas pertama, Saya seperti habis minum pil senyum. Saya tidak bisa mengontrol garis bibir Saya yang seakan kaku membuat lengkung membentuk senyum, *but I knew I was not the only one, tiba2 Cune masuk kelas sambil tutup mulut dan Saya yakin pasti dia susah mingkem karena maunya senyum*.

Daaaan, hasil dari 2 mata kuliah pertama sangat menakjubkan! Selain berkenalan, silabus, dan referensi, ada tugas sodara2! Yang lebih hebatnya, kuliah di hari Senin itu, meminta kami untuk presentasi di Senin mendatang *fyuh* tapi papernya dikumpulkan hari Kamis! **TIGA HARI SAJA** Dan tugas yang harus dikumpulkan adalah tentang konstruk, dimensi sampai indikator alat ukur yang mau dibuat!! **Jika kau tiba-tiba merasa butuh liburan, katakan Aye, AYE!!!**

Sebenarnya jadwal kuliah Saya hanya hari Senin, Selasa, dan Kamis. Dan Minggu pertama pun kami tidak bisa menggunakan hari Off untuk pengadaptasian kekagetan otak terhadap beban tugas mental yang diberikan. Ya, sebenarnya tugasnya sih biasa saja. Saya rasa, otak kami yang terlalu *berdebu* untuk memikirkan hal-hal teoritis ini. Pfftt..


Beruntungnya Saya satu kelompok dengan orang-orang hebat (dan sabar), sehingga kami bisa menyelesaikan tugasnya dan menyerahkan nasip kami ke tangan dosen. Hehe.
Well, at least, Saya merasa bersyukur karena biaya kuliah yang kami bayar tidak disia-siakan dengan kekosongan. Padat, men.


Dear readers, mari kita saling bergenggaman tangan, bersatu dalam doa dan kekuatan hati. Semoga Saya bisa menjalankannya dengan lancar, Anda bisa menjalankan kuliah dengan lancar, bisnis dengan sukses, jodoh dengan bahagia. #eh.