March 09, 2014
#100HappyDays Project
#100HappyDays Project.
Apaan sih nih?
Jadi, udah 20 hari gw ikut #100HappyDays project ini. Why? Because Why Not?
Ngga sih, intinya, sebagai orang yang nyinyir gw lebih gampang mengeluh dan ngomel. Ya, project ini jadi catetan buat gw bahwa setiap hari gw pasti menemukan hal-hal menyenangkan yang harus gw syukuri. Plus, ketika gw kesel dan sedih pun, catetan ini pasti bisa bikin gw senyum.
"Trus, kalo udah 100 hari, nyinyir lagi?" harusnya kalo berhasil 100 hari sih, udah jadi habit untuk bersyukur akan hal-hal kecil ya. but anyway, seengganya udah punya 100 catetan, kan? muahahaha.
Ngga ada kata terlambat untuk memulai hal baik, yuk ikutan!
*i'll write about some of them too.. lumayan lah ya, buat bahan ngeblog.. *
ppfftt..

Apaan sih nih?
Jadi, udah 20 hari gw ikut #100HappyDays project ini. Why? Because Why Not?
Ngga sih, intinya, sebagai orang yang nyinyir gw lebih gampang mengeluh dan ngomel. Ya, project ini jadi catetan buat gw bahwa setiap hari gw pasti menemukan hal-hal menyenangkan yang harus gw syukuri. Plus, ketika gw kesel dan sedih pun, catetan ini pasti bisa bikin gw senyum.
"Trus, kalo udah 100 hari, nyinyir lagi?" harusnya kalo berhasil 100 hari sih, udah jadi habit untuk bersyukur akan hal-hal kecil ya. but anyway, seengganya udah punya 100 catetan, kan? muahahaha.
Ngga ada kata terlambat untuk memulai hal baik, yuk ikutan!
*i'll write about some of them too.. lumayan lah ya, buat bahan ngeblog.. *
ppfftt..
February 14, 2014
I'm in Abusive Relationship
I'm in abusive relationship with Jakarta.
Sewaktu-waktu dia sangat manis dan memanjakan. Disajikannya keramaian dan apa yang dibutuhkan, tapi nantinya gw diuji.
Perjalanan kantor ke rumah di hari libur sekolah itu, bisa ditempuh dalam waktu 20-30 menit. Kalo masa-masa cuti bersama, bisa 15 menit sampai di kantor untuk menempuh jarak 17 km dari Cijantung sampai Wijaya. Tapi, libur sekolah itu kan masa yang jauh lebih pendek dibandingkan dengan masa aktif sekolah ya. Jadi, most of the time sih, gw harus menghabiskan 90 menit untuk 17 km.
Hebatnya Jakarta, setelah masa hujan dan banjir, jalanannya bisa berdanau dan bergelombang, yang kemudian membuat gw harus menempuh 2 jam bahkan lebih di jalan untuk 17 km itu. Dan, saat gw putus asa, bisa-bisanya dia bermanis-manis dengan mengijinkan gw pulang dengan waktu tempuh kurang dari 30 menit.
INI NIH, TANDA-TANDA ABUSIVE RELATIONSHIP.
Dia akan melakukan hal-hal yang kejam dan menyakiti kita, saat kita 'tersadar', dia akan bersikan semanis madu *ciye* supaya kita luluh dan berpikir kalau dia selama ini khilaf.
Ini sih serius, Plis noted ya, readers. Jangan terperangkap. Go, escape! Kamu pantas dapat yang lebih baik.
Sayangnya, kalo gw sama Jakarta ini, lebih pelik.
Gw juga punya pilihan escape sih, makanya sekarang lagi cari tempat indekos. **DI SINI DRAMA DIMULAI** Orang mat rempong macam gw, nyari indekos. Harus deket jalan raya, ngga banjir, ngga lembab, kamar mandi dalem, ada parkir motor dan bisa masuk mobil, TRUS budgetnya harus seimbang dibandingin cost kalo naik mobil pulang pergi selama seminggu. *DIKUTUK JADI BATU*. Yang lebih drama sih, gw ga usaha untuk nyari, cuma nanya-nanya orang-orang di kantor. Mamam.
Escape kedua gw disponsori oleh Google Maps dan Waze. Belakangan jadi mencari-cari jalan alternatif. Beberapa kali terjebak. Tapi 3 hari ini udah nemu jalan yang lumayan stabil. Waktu tempuhnya beragam dari mulai 70 menit - 90 menit. Lumayan lah. Mari kita coba terus trayek yang ini.
Semoga ini bisa memperbaiki hubuungan kita ya Kar.. Karta.. Jakarta..

Sewaktu-waktu dia sangat manis dan memanjakan. Disajikannya keramaian dan apa yang dibutuhkan, tapi nantinya gw diuji.
Perjalanan kantor ke rumah di hari libur sekolah itu, bisa ditempuh dalam waktu 20-30 menit. Kalo masa-masa cuti bersama, bisa 15 menit sampai di kantor untuk menempuh jarak 17 km dari Cijantung sampai Wijaya. Tapi, libur sekolah itu kan masa yang jauh lebih pendek dibandingkan dengan masa aktif sekolah ya. Jadi, most of the time sih, gw harus menghabiskan 90 menit untuk 17 km.
Hebatnya Jakarta, setelah masa hujan dan banjir, jalanannya bisa berdanau dan bergelombang, yang kemudian membuat gw harus menempuh 2 jam bahkan lebih di jalan untuk 17 km itu. Dan, saat gw putus asa, bisa-bisanya dia bermanis-manis dengan mengijinkan gw pulang dengan waktu tempuh kurang dari 30 menit.
INI NIH, TANDA-TANDA ABUSIVE RELATIONSHIP.
Dia akan melakukan hal-hal yang kejam dan menyakiti kita, saat kita 'tersadar', dia akan bersikan semanis madu *ciye* supaya kita luluh dan berpikir kalau dia selama ini khilaf.
Ini sih serius, Plis noted ya, readers. Jangan terperangkap. Go, escape! Kamu pantas dapat yang lebih baik.
Sayangnya, kalo gw sama Jakarta ini, lebih pelik.
Gw juga punya pilihan escape sih, makanya sekarang lagi cari tempat indekos. **DI SINI DRAMA DIMULAI** Orang mat rempong macam gw, nyari indekos. Harus deket jalan raya, ngga banjir, ngga lembab, kamar mandi dalem, ada parkir motor dan bisa masuk mobil, TRUS budgetnya harus seimbang dibandingin cost kalo naik mobil pulang pergi selama seminggu. *DIKUTUK JADI BATU*. Yang lebih drama sih, gw ga usaha untuk nyari, cuma nanya-nanya orang-orang di kantor. Mamam.
Escape kedua gw disponsori oleh Google Maps dan Waze. Belakangan jadi mencari-cari jalan alternatif. Beberapa kali terjebak. Tapi 3 hari ini udah nemu jalan yang lumayan stabil. Waktu tempuhnya beragam dari mulai 70 menit - 90 menit. Lumayan lah. Mari kita coba terus trayek yang ini.
Semoga ini bisa memperbaiki hubuungan kita ya Kar.. Karta.. Jakarta..
February 09, 2014
Where have I been?
Hmm, Sejak August 2013, gw memutuskan bergabung dengan sebuah perusahaan berbasis teknologi yang memiliki tujuan untuk meningkatkan martabat, pendapatan, dan akses bagi para pengusaha mikro (seperti yang tertulis di web-nya). RUMA (Rekan Usaha Mikro Anda).
Setiap kali ada yang nanya, "Kerja di mana?", dan gw jawab "Di RUMA.." responnya 90% "Wah enak ya..." Hmm.. Mereka pasti dengernya gw kerja di RUMAH deh.. tapi ya, kantor gw ini, emang agak-agak kaya rumah sih.. Mungkin karena isinya anak muda yang bebas berkreasi dan berkarya menuju tercapainya visi misi perusahaan ini.. Further about this playground, please visit our web, fanpage of twitter ya.. I'll write more about what i do in RUMA in another post. *duile, bikin janji lagi deh cong.. kayak sempet ajaa.. *
Selain di RUMA, gw masih tetap bermain dan belajar bersama dengan teman-teman di DYNAMITE! Well, sempat susah mengatur waktu karena waktu meeting yang ga pas, tapi.. Bismillah! semoga semua bisa terus berjalan dengan baik..
OIYA, Kami ulang tahun yang ke 6 lho, 1 February 2014 lalu!
YEEEEY! Terima kasih Dynasix atas banyak pelajaran berharga yang gw dapet. Terima kasih Dynafriends atas semua dukungannya.. Dukung kami terus ya..
Dan, since sekarang sudah manjang-manjangin nama dengan sebutan Psikolog, aku juga masih berkegiatan di hal-hal yang berkaitan dengan bidang yang aku pelajari selama 7 tahun ini. Psikotes, bikin laporan, bikin program intervensi, konsultasi serta tetap bergelut dengan people development di bidang training dan seminar. Semoga bisa berbagi hal yang bermanfaat untuk orang-orang di sekitar. Sayang kan kalo belajar 7 tahun cuma untuk diri sendiri. *padahal jauh, JAUH lebih susah untuk menerapkan ke diri sendiri sih*
And here I am now. Terus berusaha membuat mimpi-mimpi yang pernah dibuat menjadi nyata. Perlahan-lahan mewujudkannya satu per satu. Sedikit terluka dan tergores, tapi tak apa. Kata peribahasa, setiap luka punya cerita, kata Rinso, ga ada noda ga belajar. *ngeeeng*

Setiap kali ada yang nanya, "Kerja di mana?", dan gw jawab "Di RUMA.." responnya 90% "Wah enak ya..." Hmm.. Mereka pasti dengernya gw kerja di RUMAH deh.. tapi ya, kantor gw ini, emang agak-agak kaya rumah sih.. Mungkin karena isinya anak muda yang bebas berkreasi dan berkarya menuju tercapainya visi misi perusahaan ini.. Further about this playground, please visit our web, fanpage of twitter ya.. I'll write more about what i do in RUMA in another post. *duile, bikin janji lagi deh cong.. kayak sempet ajaa.. *
Selain di RUMA, gw masih tetap bermain dan belajar bersama dengan teman-teman di DYNAMITE! Well, sempat susah mengatur waktu karena waktu meeting yang ga pas, tapi.. Bismillah! semoga semua bisa terus berjalan dengan baik..
OIYA, Kami ulang tahun yang ke 6 lho, 1 February 2014 lalu!
YEEEEY! Terima kasih Dynasix atas banyak pelajaran berharga yang gw dapet. Terima kasih Dynafriends atas semua dukungannya.. Dukung kami terus ya..
Dan, since sekarang sudah manjang-manjangin nama dengan sebutan Psikolog, aku juga masih berkegiatan di hal-hal yang berkaitan dengan bidang yang aku pelajari selama 7 tahun ini. Psikotes, bikin laporan, bikin program intervensi, konsultasi serta tetap bergelut dengan people development di bidang training dan seminar. Semoga bisa berbagi hal yang bermanfaat untuk orang-orang di sekitar. Sayang kan kalo belajar 7 tahun cuma untuk diri sendiri. *padahal jauh, JAUH lebih susah untuk menerapkan ke diri sendiri sih*
And here I am now. Terus berusaha membuat mimpi-mimpi yang pernah dibuat menjadi nyata. Perlahan-lahan mewujudkannya satu per satu. Sedikit terluka dan tergores, tapi tak apa. Kata peribahasa, setiap luka punya cerita, kata Rinso, ga ada noda ga belajar. *ngeeeng*
I'm back *sambil deg2an bakal ilang lagi*
Mohon Maaf lahir dan Batin ya.. Sudah menelantarkan Blog ini selama.... lebih dari 5 bulan!!
*dikutuk jadi batu*
Jadi, ceritanya.. lagi agak-agak banyak yang dihandle.. dan, sambil menyeimbangkan waktu dengan tetap olahraga, bersama keluarga, teman, dan tentu saja *uhuk* pacaran..
Jadi, mulai hari ini saya akan kembali.. *Terbayang muka-muka bahagia seperti mendengar berita Bigbang akan comeback*
Tapi tulisannya mungkin akan seiprit, acak abstrak atau mungkin total random.. *Booooooo*
Please welcome me.. :*

*dikutuk jadi batu*
Jadi, ceritanya.. lagi agak-agak banyak yang dihandle.. dan, sambil menyeimbangkan waktu dengan tetap olahraga, bersama keluarga, teman, dan tentu saja *uhuk* pacaran..
Jadi, mulai hari ini saya akan kembali.. *Terbayang muka-muka bahagia seperti mendengar berita Bigbang akan comeback*
Tapi tulisannya mungkin akan seiprit, acak abstrak atau mungkin total random.. *Booooooo*
Please welcome me.. :*
September 03, 2013
Hangat dan Berat
Hari ini berat,
Kita banyak tertawa,
Tapi di dalam hati,
Saya seperti sedang melipat sakit yang ingin keluar.
Hari ini berat,
Tawanya renyah dan banyak seperti biasa,
Tapi di dalam kepala saya berpikir,
Bagaimana kalau nanti sepi?
Bagaimana kalau saya tiba-tiba rindu?
Hari ini hati saya hangat, tapi berat.
Semua terasa biasa saja,
Padahal kita sadar,
Mungkin sulit bagi kita seperti ini lagi,
Sesering ini, sepanjang ini.
Hari ini hati saya hangat,
Tapi berat.
Mungkin karena kalian besar-besar dan menyesakinya.
Jangan pergi ya.
Kita banyak tertawa,
Tapi di dalam hati,
Saya seperti sedang melipat sakit yang ingin keluar.
Hari ini berat,
Tawanya renyah dan banyak seperti biasa,
Tapi di dalam kepala saya berpikir,
Bagaimana kalau nanti sepi?
Bagaimana kalau saya tiba-tiba rindu?
Hari ini hati saya hangat, tapi berat.
Semua terasa biasa saja,
Padahal kita sadar,
Mungkin sulit bagi kita seperti ini lagi,
Sesering ini, sepanjang ini.
Hari ini hati saya hangat,
Tapi berat.
Mungkin karena kalian besar-besar dan menyesakinya.
Jangan pergi ya.
September 2011 - September 2013
Selamat para psikolog baru!
Selamat mengabdi dan berjuang!
Dua tahun perjuangan kita akhirnya mengantarkan kita ke hidup baru, yang entah akan seperti apa.
Tulisan ini pun perlu menunggu untuk muncul, karena memunculkannya sebelum hari sumpah nanti, rasanya kurang bijak.
Perjalanan 2 tahun ini adalah sekolah yang paling berharga dari masa sekolah lainnya. Bukan hanya sekolah secara akademis, tapi sekolah kehidupan pun seakan-akan menjadi term yang nyata. Karena 2 tahun ini, begitu banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan.
2 tahun yang lalu, saat perjalanan ini dimulai, seperti biasa saya adalah insan tidak ambisius yang bahan bakarnya diesel. Lama panas. Akhirnya beberapa pencapaian kurang maksimal pun terjadi. Tapi tak mengapa. Semester satu banyak hal yang melekat di hati saya.
Power Rangers. Bisa dibilang, awalnya, seperti kelompok orang-orang yang tidak terlalu memikirkan dan memaksakan ingin berkelompok dengan siapa saat tugas-tugas mulai diberikan. Ternyata, dengan mudahnya kami menjadi klik, dan banyak 'terjebak' dengan kelompok ini. Kelompok yang selalu terlihat lebih santai dan dengan paniknya ngeliat kelompok lain yang serius-serius banget kerjanya. Kelompok yang maunya maju duluan trus menggali jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di kelas. Saya bangga.
Kita memang generasi digital. Kerjaannya bagi-bagi tugas, lalu bekerja secara online di dropbox dan Google Drive. Akibatnya, banyak file-file yang 'conflicted'. Anyway, terima kasih bagi pengembang dropbox dan Google Drive. Oh iya, salam dari Deardoff. *diedit setelah disemprot parfuma sama Cune*
Memasuki semester kedua, banyak 'keseruan' yang mulai muncul. Yang akhirnya, hingga akhir semester empat, masih absurd dan mengganjal di hati. Mulai dari kesal, menghindar, sempat merasa sangat tidak suka, hingga akhirnya jatuh pada kelemahan mengasihani dan sangat ingin membantu. Tapi, tidak pernah tahu bagaimana memulainya. Inilah yang paling mengganjal. Hingga hari ini, kadang masih ada "kalau aja.." yang muncul dan melesat.
Kasus 1 sampai Kasus 4 tentu punya cerita sendiri-sendiri. Dari mulai kisah praktik antar kota-antar provinsi. Keinginan mengintervensi satu sekolah. Jatuh cinta pada adik-adik dengan segala kelebihannya. Jatuh cinta pada kaka (iya, dua kali jatuh cinta ini pada orang yang sama, siswa kelas 4 SD yang tidak bisa saya lupakan). Serta kasus 5 dan 6 pada masa-masa magang. Masa-masa merasakan deg-degan karena dikedipin sama anak SMP. Ahahaha.
Selamat mengabdi dan berjuang!
Dua tahun perjuangan kita akhirnya mengantarkan kita ke hidup baru, yang entah akan seperti apa.
Tulisan ini pun perlu menunggu untuk muncul, karena memunculkannya sebelum hari sumpah nanti, rasanya kurang bijak.
Perjalanan 2 tahun ini adalah sekolah yang paling berharga dari masa sekolah lainnya. Bukan hanya sekolah secara akademis, tapi sekolah kehidupan pun seakan-akan menjadi term yang nyata. Karena 2 tahun ini, begitu banyak pelajaran hidup yang saya dapatkan.
2 tahun yang lalu, saat perjalanan ini dimulai, seperti biasa saya adalah insan tidak ambisius yang bahan bakarnya diesel. Lama panas. Akhirnya beberapa pencapaian kurang maksimal pun terjadi. Tapi tak mengapa. Semester satu banyak hal yang melekat di hati saya.
Power Rangers. Bisa dibilang, awalnya, seperti kelompok orang-orang yang tidak terlalu memikirkan dan memaksakan ingin berkelompok dengan siapa saat tugas-tugas mulai diberikan. Ternyata, dengan mudahnya kami menjadi klik, dan banyak 'terjebak' dengan kelompok ini. Kelompok yang selalu terlihat lebih santai dan dengan paniknya ngeliat kelompok lain yang serius-serius banget kerjanya. Kelompok yang maunya maju duluan trus menggali jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di kelas. Saya bangga.
Kita memang generasi digital. Kerjaannya bagi-bagi tugas, lalu bekerja secara online di dropbox dan Google Drive. Akibatnya, banyak file-file yang 'conflicted'. Anyway, terima kasih bagi pengembang dropbox dan Google Drive. Oh iya, salam dari Deardoff. *diedit setelah disemprot parfuma sama Cune*
Memasuki semester kedua, banyak 'keseruan' yang mulai muncul. Yang akhirnya, hingga akhir semester empat, masih absurd dan mengganjal di hati. Mulai dari kesal, menghindar, sempat merasa sangat tidak suka, hingga akhirnya jatuh pada kelemahan mengasihani dan sangat ingin membantu. Tapi, tidak pernah tahu bagaimana memulainya. Inilah yang paling mengganjal. Hingga hari ini, kadang masih ada "kalau aja.." yang muncul dan melesat.
Kasus 1 sampai Kasus 4 tentu punya cerita sendiri-sendiri. Dari mulai kisah praktik antar kota-antar provinsi. Keinginan mengintervensi satu sekolah. Jatuh cinta pada adik-adik dengan segala kelebihannya. Jatuh cinta pada kaka (iya, dua kali jatuh cinta ini pada orang yang sama, siswa kelas 4 SD yang tidak bisa saya lupakan). Serta kasus 5 dan 6 pada masa-masa magang. Masa-masa merasakan deg-degan karena dikedipin sama anak SMP. Ahahaha.
Semester 4 ini adalah masa MLM Korea Andra mencapai masa sukses karena bisa membuat Tasya mau belajar dance "What is Right" milik BIGBANG. Iya, "What is right, and what is wrong?"
"Saya itu bukan orang.."
Sisanya, ada jatuh cinta pada 'mbak-mbak' kami yang selalu membuat kami tetap waras. Mbak-mbak yang selalu ceria, disiplin dan memberi kami cemilan. Mbak-mbak yang rambutnya bisa keriting atau berdiri karena banyak hal yang harus dikerjakan. Terima kasih, karena kami selalu bisa nyempil di antara pekerjaan-pekerjaan yang jauh lebih besar. Terima kasih karena diantara kesibukan-kesibukan, ada kesetiaan untuk mengabdi yang membuat kami mendapatkan banyak ilmu, bimbingan serta dorongan yang akhirnya mengantarkan kami pada hari ini.
Ada freed silver yang menyimpan banyak tawa dan juga derai air mata (punya adek). Yang di sela-sela kursinya ada kisah-kisah yang menghasilkan pelukan. Yang di kaca-kacanya menyimpan lagu-lagu korea yang awalnya tidak pernah saya kenali. Terima kasih Freed Silver, atas segala kenangan yang ada dan tercipta.
Terima kasih #Prodik11, Gedung C2, Perpustakaan Psikologi, Perpustakaan Pusat, serta seluk-beluk Fakultas Psikologi yang menyimpan kisah-kisah kami.
August 06, 2013
"semakin ga penting isi pembicaraannya,
biasanya hubungannya semakin penting.."dari mulai ngomongin scene-scene dari variety show yang ditonton masing-masing sampai delusi berjamaah. hal-hal yang 'penting' banget buat diomongin sepanjang hari.
sepenting itu. sampe
terima kasih. gomawo ya.
August 01, 2013
July 29, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)